Memulai Bisnis Kuliner Anda Sendiri
Industri bisnis kuliner sedang booming, menurut beberapa sumber data, pada tahun 2016 saja ada lebih dari 1 juta restoran yang beroperasi dan industri ini mempekerjakan lebih dari 13 juta orang. Bisnis kuliner memiliki banyak peluang bagi mereka yang mau belajar bagaimana memulai bisnis sendiri. Artikel ini akan membahas mengapa Anda harus mempertimbangkan untuk memulai bisnis kuliner, keterampilan apa yang Anda butuhkan saat menjalankannya, dan bagaimana Anda bisa melakukannya dengan sukses.Banyak orang memulai bisnis kuliner dengan tujuan memiliki restoran. Bisnis kuliner yang sukses berarti melakukan lebih dari sekadar memasak. Pemilik bisnis kuliner harus memiliki pengetahuan tentang cara mempekerjakan karyawan, menciptakan lingkungan kerja yang efektif bagi mereka dan mengelola keuangan.Bisnis kuliner sering mengandalkan layanan cepat dan instan, yang mengharuskan pelanggan untuk dapat memesan dengan cepat dan efisien. Bisnis kuliner yang lebih besar dan memiliki lebih banyak karyawan bahkan dapat menerima pesanan secara online. Bisnis kuliner juga sering dikaitkan dengan kemampuan untuk menyediakan makanan dengan kualitas terbaik, yang berarti bahwa pemilik bisnis kuliner harus bekerja keras untuk memastikan makanan yang mereka sajikan selalu berkualitas tinggi.

Keterampilan yang Dibutuhkan oleh Pemilik Bisnis Kuliner

Kebanyakan orang sangat terkejut mengetahui bahwa tidak semua pemilik bisnis makanan adalah koki atau berasal dari latar belakang kuliner. Hanya 30% dari pengusaha kuliner adalah yang mencoba kewirausahaan bisnis kuliner setelah bekerja di industri kuliner. Sebagian besar calon pengusaha kuliner memulai bisnis kulinernya dengan menjual produk makanan, jasa makanan atau menyajikan makanan untuk acara tertentu. Bisnis Kuliner juga mencakup usaha katering, distributor dan konsultan jasa kuliner.Jika Anda memutuskan untuk memulai bisnis kuliner Anda sendiri, penting bagi Anda untuk memiliki beberapa keterampilan dasar (misalnya, keterampilan memakai pisau dan alat masak, teknik memasak) atau bisa juga kemampuan ini Anda dapatkan dari pendidikan kuliner (misalnya, Sekolah Kuliner, Magang Kuliner).Pasar kuliner sangat kompetitif, artinya calon pengusaha kuliner harus bisa memasak dengan sangat baik atau memiliki keterampilan kuliner yang sangat baik untuk mendapatkan keuntungan. Jika Anda tidak memiliki keterampilan kuliner, Anda dapat mempekerjakan staf yang mempunyai keahlian bagus untuk menangani operasional bisnis.Untuk mengasah kemampuan kuliner bisa dengan berbagai cara, misalnya ambil beberapa buku resep, tonton acara memasak di TV dan berlatih di dapur sampai Anda merasa cukup percaya diri untuk memulai bisnis kuliner Anda sendiri. Anda juga harus belajar tentang hukum dan peraturan memulai perizinan bisnis kuliner di daerah Anda. Perizinan ini mungkin bisa berbeda untuk setiap kota atau daerah.

Cara Sukses Bisnis Kuliner

Jika pengusaha kuliner tahu cara memasak, mereka mungkin bisa menjalankan bisnis kuliner dengan sangat baik. Bisnis kuliner adalah tentang keterampilan memasak, pengetahuan mengelola bisnis dan juga butuh bekal pengalaman. Pemilik bisnis kuliner harus mampu mengelola dapur atau restoran kecil, memilih dan melatih staf, mengatur promosi sampai berhubungan dengan pihak distributor kuliner sampai mengelola keuangan.

Tips Cara Memulai Bisnis Kuliner

Bisnis kuliner bisa sangat menguntungkan jika Anda pandai memasak, memiliki keterampilan dan dan berpengalaman. Namun, usaha kuliner sangat berisiko karena mereka membutuhkan banyak uang untuk memulainya dan keuntungan tahun pertama seringkali lebih rendah dari yang diharapkan. Banyak pebisnis yang gagal dalam 2 tahun pertama karena mereka meremehkan faktor biaya.Oleh karena itu, sebelum Anda memulai usaha kuliner, Anda harus memiliki cukup uang untuk membayar berbagai biaya awal dan biaya operasional per bulan ditambah dengan sejumlah uang tambahan untuk perizinan dan hal-hal yang tidak terduga. Biaya memulai bisnis kuliner termasuk sewa tempat, membeli perlengkapan, keperluan perizinan dan biaya karyawan.