Ketahui Pengertian, Alasan Perubahan Ekuitas, Tujuan dan Komponen Laporan Perubahan Modal

Di dunia bisnis tentu terdapat banyak hal yang memungkinkan perusahaan tersebut harus melakukan perubahan. Keputusan perubahan yang diambil oleh perusahaan pastinya adalah keputusan yang terbaik dan sudah dipikirkan dengan sangat matang.

Salah satu perubahan yang dialami perusahaan adalah perubahan modal. Laporan perubahan modal atau bisa disebut ekuitas adalah laporan keuangan perusahaan untuk menampilkan penurunan atau peningkatan pada kekayaan dan aktiva bersih pada periode tertentu.

Kebanyakan perusahaan publik membuat laporan ini. Hal ini dikarenakan struktur kepemilikan dinilai kompleks karena terdapat perubahan dana.

Pengertian Laporan Perubahan Modal

Laporan perubahan modal adalah salah satu jenis laporan keuangan perusahaan yang berisi informasi modal perusahaan dan informasi yang menyebabkan modal tersebut bisa berubah secara rinci, baik mengalami kenaikan atau penurunan hingga akhir periode.

Di dalam laporan ini, pelaku bisnis akan mendapatkan data modal setiap periode dengan perubahan perubahan yang terjadi secara detail. Selain itu, laporan perubahan modal terdiri dari modal awal suatu perusahaan, laba dan rugi yang didapat serta prive.

Dan diakhir laporan akan dicantumkan modal akhir yang diperoleh. Dari sini pelaku bisnis akan mengetahui perubahan modal yang terjadi oleh perusahaan.

Alasan Terjadinya Perubahan Ekuitas

Adapun beberapa alasan terjadinya perubahan ekuitas, antara lain :

  • Adanya pengurangan aktiva tetap

Pengurangan aktiva tetap ini diimbangi dengan menambahnya aktiva lancar, dikarenakan terdapat penjualan aktiva tetap atau melalui proses depresiasi. Hal tersebut akan menambah modal kerja.

  • Adanya kenaikan sektor modal

Kenaikan modal ini biasanya berasal dari tambahan investasi dari perusahaan atau dari laba perusahaan. Hal tersebut mengakibatkan menambahnya modal kerja.

  • Perusahaan mengalami kerugian

Kerugian yang didapatkan perusahaan akan mengurangi modal kerja, baik kerugian exidentil maupun kerugian yang normal.

  • Adanya penambahan hutang jangka panjang

Dengan bertambahnya hutang jangka panjang, maka akan menambah modal kerja. Baik dalam bentuk hipotek, hutang jangka Panjang, ataupun dalam bentuk obligasi.

  • Adanya penambahan aktiva tetap

Melakukan pembelian aktiva tetap, maka modal kerja akan berkurang.

  • Adanya pemisahan aktiva lancar

Memisahkan aktiva lancar dengan jangka panjang untuk tujuan tertentu, modal kerja akan berkurang.

  • Pengembalian barang atau uang

Pengembalian ini dilakukan untuk kepentingan pribadi pemilik perusahaan.

Perubahan modal pada perusahaan tidak selalu buruk. Ada waktunya perusahaan harus melakukan perubahan modal. Apabila perusahaan diharuskan melakukan perubahan modal, maka lakukanlah. Hal tersebut agar perusahaan tetap beroperasi sesuai dengan kebutuhan sebuah perusahaan. Yang terpenting adalah pengambilan keputusan tersebut memiliki alasan yang jelas dan merupakan tindakan yang terbaik.

Tujuan Laporan Perubahan Modal

Adapun tujuan dibuatnya laporan perubahan modal, antara lain :

  1. Untuk melengkapi penemuan perubahan modal kerja pada perusahaan dan dalam kurun waktu yang bersangkutan.
  2. Untuk mendokumentasi semua aktivitas transaksi investasi, pembiayaan, dan dana yang sudah dihasilkan oleh perusahaan dalam kurun waktu yang bersangkutan.

Selain itu, laporan perubahan modal termasuk salah satu rangkaian pada pelaporan keuangan. Yang mana didalamnya termasuk neraca, laporan keuangan, dan laporan laba rugi.

Laporan ini juga digunakan perusahaan untuk mengetahui terjadinya perubahan modal dalam kurun waktu tersebut dan berapa nominal perubahannya yang ditulis secara detail, tepat, dan akurat.

Komponen dalam Laporan Perubahan Modal

Adapun komponen yang terdapat dalam laporan perubahan modal, antara lain: modal awal, modal investasi public, pendapatan laba rugi, pengambilan pribadi, modal akhir, laba bersih , pengaruh perubahan kebijakan akuntansi, saldo yang disajikan lagi, pengaruh koreksi kesalahan pada periode sebelumnya, deviden, dan perubahan dalam cadangan revaluasi.