More

Ketahui Lebih Lengkap Tentang Pengertian, Contoh Penggunaan dan Jenis-Jenis Heatsink

By Admin Ext March 1, 2022 3 Min Read

Pada sebuah komputer, terdapat komponen komponen yang berbeda beda. Komponen tersebut dibagi menjadi dua bagian, yaitu komponen utama dan pendukung. Yang termasuk komponen utama antara lain hardisk, RAM, motherboard, VGA, dan lain lain. Sedangkan komponen pendukung antara lain keyboard, speaker, monitor, keyboard dan lain lain.

Pada saat komponen bekerja, maka akan menimbulkan suhu yang panas. Disinilah terdapat komponen yang membantu mendinginkan suhu pada komputer. Komponen tersebut adalah heatsink.

Nah, untuk lebih lengkapnya simak pembahasan yang satu ini atau kunjungi Cari Tekno untuk mendapatkan pengetahuan seputar teknologi lainnya.

Pengertian Heatsink

Heatsink adalah perangkat keras yang berfungsi untuk mendinginkan atau mengurangi suhu panas komponen komputer lainnya, supaya suhu yang dihasilkan akan terjaga.

Apabila dalam komputer tidak ada heatsink, maka komponen akan mengalami overheat. Overheat adalah kondisi komponen pada komputer bersuhu panas. Hal ini dapat membuat komponen tersebut berumur pendek, kinerja menjadi lemot, dan nge-hang.

Sederhananya, misal komputer tidak menggunakan heatsink maka panas yang dihasilkan sekitar 80 derajat. Sedangkan menggunakan heatsink maka suhunya berturun menjadi 60 derajat.

 

Cara Kerja Heatsink

Cara kerja heatsink dibedakan menjadi dua jenis, yaitu secara aktif dan pasif. Kerja heatsink secara aktif adalah pemindahan panas melalui pasta yang kemudian didinginkan oleh heatsink. Sedangkan kerja heatsink secara pasif adalah pengeluaran atau pemindahan panas dilakukan oleh kipas dari heatsink.

 

Contoh Komponen yang Menggunakan Heatsink

Ada beberapa komponen yang bekerja memerlukan adanya heatsink, antara lain :

  • VGA

Komponen yang pertama adalah VGA. VGA sangat memerlukan adanya heatsink. Hal ini dikarenakan suhu yang dihasilkan VGA cukup tinggi. Letak heatsink pada VGA sudah menyatu dengan body VGA tersebut.

Cara kerja VGA pada heatsink adalah secara pasif. Yaitu suhu panas yang dihasilkan oleh VGA dikeluarkan langsung oleh kipas pada heatsink. Posisi kipas tersebut biasanya menghadapnya ke bawah.

  • Prosesor

Selain VGA, prosesor juga merupakan komponen yang menghasilkan panas yang cukup tinggi. Oleh karena itu dibutuhkan adanya heatsink.

Cara kerja heatsink pada prosesor adalah secara aktif. Artinya panas yang dihasilkan oleh prosesor akan dialihkan ke pasta, kemudian didinginkan oleh heatsink.

  • RAM

Meskipun tidak semua jenis RAM, namun ada beberapa jenis RAM yang menggunakan heatsink. Bentuk dari heatsink tersebut seperti casing yang menempel pada RAM secara bawaan.

 

Jenis-jenis Heatsink

Ada beberapa jenis heatsink yang mungkin belum diketahui, antara lain :

  • Heatsink Biasa

Heatsink biasa adalah jenis heatsink yang terbuat dari logam. Cara kerjanya adalah panas yang dihasilkan oleh komponen tertentu akan dialihkan ke heatsink tersebut.

Dilihat dari performanya, heatsink jenis ini hanya mampu mendinginkan panas dengan tingkatan suhu tertentu. Oleh karena itu, heatsink biasa cocok digunakan untuk komponen yang tidak menghasilkan suhu terlalu tinggi. Salah satu komponen yang menggunakan heatsink biasa adalah RAM.

  • Heatsink Fan atau HSF

Berbeda dengan heatsink biasa, heatsink fan dilengkapi dengan kipas yang menyatu pada body heatsink. Heatsink jenis ini biasanya digunakan pada VGA dan prosesor.

Diera sekarang, biasanya heatsink jenis ini dilengkapi dengan heat pipe. Heat pipe adalah pipa kecil yang terbuat dari tembaga. Cara kerjanya adalah dengan memindah panas pada komponen sehingga menghasilkan suhu yang lebih optimal.

  • Liquid Cooling

Selain heatsink fan, heatsink jenis ini juga bisa ditemui di VGA atau prosesor. Cara kerjanya adalah dengan memanfaatkan water block. Heatsink ini dinilai lebih efektif dalam pengoptimalan panas dibanding heatsink biasa.

M
I